by

Pentingnya Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW

Yuli Wahyana

Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

PerdananewsBogorBarat. Pentingnya memperingati hari maulid Nabi atau kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi sejarah bagi seluruh umat islam di dunia. Pasca kelahiran Nabi terjadi peristiwa pasukan bergajah yang di pimpin oleh tentara abrahah, di mana tentara tersebut ingin menhancurkan ka’bah, dan di tahun itu dinamakan dengan “Tahun Gajah”. Sebutan ini bukan tanpa alasan, kala itu raja vassal Ethiopia di Yaman menyerang Mekkah dengan pasukan gajah, peristiwa tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an surah Al-fil.

Nabi Muhammad saw dilahirkan dari rahim seorang perempuan yang sangat mulia yang bernama Aminah binti Wahab. Ketika Nabi dilahirkan muncullah cahaya yang menerangi seluruh kota Mekah saat itu, hal ini menandakan betapa sangat mulia Nabi Muhammad SAW di hadapan Allah SWT. Nabi lahir tanpa berlumuran darah sedikit pun, sebaliknya Nabi yang mulia lahir dipenuhi cahaya dari syurga.  Hari kelahiran Nabi Muhammad  SAW dinamakan dengan Maulid Nabi Muhammad saw.

Menilik dari sejarah zaman dahulu perayaan Maulid Nabi tidak ditemukan pada masa sahabat, tabi’in hingga tabi’ut tabi’in, mereka ini adalah kalangan orang-orang yang sangat dekat dengan Nabi dan orang-orang yang mengagungkan dan mencintai Nabi. Beberapa kalangan berpendapat bahwa perayaan Maulid Nabi muncul pada masa Shalaluddin al-Ayyubi (1193 M).

Syahalaluddin al-Ayyubi memerintahkan kepada umat Islam untuk melaksanakan perayaan Maulid Nabi sebagai salah satu bentuk semangat jihad kaum Muslim kala itu. Ketika itu bertepatan dengan pergejolakan perang salib. Sejak awal mula perayaan yang dilaksanakan oleh Syahalaluddin al-Ayyubi, hingga sekarang perayaan Maulid Nabi telah menjadi tradisi dan bahkan sudah mandarah daging bagi masyarakat Muslim dunia.

Baca Juga Blockchain Berbasis Smart Contract di Industri Sawit Ala IPB University

PERDANANEWS